Elemen Desain

 

Untuk membuat sesuatu, biasanya kita akan memulainya dari masterial-material dasar. Demikian pula saat kita harus membuat sebuah layout yang baik, kita harus mengenal dahulu material-material dasar dalam desain. Material dasar ini disebut sebagai elemen desain.

Elemen-elemen desain meliputi garis (line), bentuk (shape), teksture, ruang sisa (space), ukuran (size), nilai (value) dan warna. Semua elemen desain ini sebenarnya sudah kita kenal dalam kehidupan sehari-hari, jadi bukan hal yang sama sekali baru.

Sama seperti bumbu dasar untuk sebuah masakan, elemen dasar memiliki kemiripan fungsi dengan bumbu dasar tersebut. Penggunaan masing-masing elemen desain dalam sebuah layout akan memberikan sebuah layout yang berbeda.

Bila kita sudah memahami masing-masing bumbu dasar itu, kita bisa membuat resep baru. Demikian pula bila kita sudah memahami penggunaan masing-masing elemen dasar tersebut, kita dapat membuat sebuah desain dengan layout yang sam sekali baru.

Elemen-elemen desain antara lain :

  • Garis : Tanda apapun yang menghubungkan satu titik dengan titik yang lain. Garis dapat digunakan untuk mengatur layout, mengarahkan pembaca ataupun membawa emosi pembaca.
  • Bentuk : Sesuatu yang memiliki tinggi dan lebar. Dengan bentuk pembaca dibantu untuk mengenali sebuah obyek, menarik perhatiannya, mengkomunikasikan ide perancang dan menambah daya tarik sebuah layout.
  • Teksture : Tampilan atau perasaan sebuah permukaan. Teksture menambah dimensi dan kekayaan sebuah layout, menegaskan atau membawa kedalam sebuah rasa/emosi tertentu.
  • Ruang kosong : Jarak atau area antara atau di sekitar sesuatu. Ruang kosong memisahkan atau menyatukan elemen-elemen layout, menegaskan sebuah elemen, atau sebagai tempat istirahat bagi mata.
  • Ukuran : Seberapa besar atau kecil sesuatu. Ukuran menunjukkan elemen yang terpenting, menarik perhatian, dan mengepaskan seluruh elemen layout.
  • Value : Seberapa gelap atau terang sebuah area. Value memisahkan elemen-elemen layout, memberikan suasana tertentu dan membuat sebuah ilusi kedalaman.
  • Warna : Media paling akhir pada komunikasi simbolik. Warna membawa suasana tertentu, menarik perhatian, menegaskan sesuatu dan mengatur elemen-elemen layout.

[ Top ]

 

© 2002 by Dwi Kristianto, ST. All rights reserved.
//virtualbook is dedicated to the Internet and the World Wide Web.
Currently hosted on faculty.petra.ac.id.